HASNA'S DIARY
I Share What I Want To Share. Hanya tulisan mengenai apa yang saya fikirkan, apa yang saya rasakan, dan apa yang saya ketahui. Tidak lebih dari sekedar diary😊
Kamis, 04 Februari 2021
Untuk apa ada aku?
2020 2021
Hanya berisi rangkuman perjalanan 2020 2021ku.
2020 februari, ibuk drop. Opname 9 hari di RSUD karena diabet dan hipertensi dan juga gejala stroke ringan.
Lalu pandemi covid 19 terjadi. It was bring a big impact to my life.
Usaha umroh bapak harus stop total. Pendapatan 0. Akhirnya banting setir jadi jualan ayam potong. Diluar ekspektasi.
Mengalami naik turun, gonta ganti karyawan, sampe bukannya untung malah uang banyak nyantol di orang".
Itu terus berlanjut sampe sekarang, 2021.
Mengawali 2021, aku kena penipuan.
Uang tabungan 5,9 juta hilang. Niat ingin memutar uang supaya bisa beli ini itu semua keperluan dan keinginan sendiri.
Berujung ketipu dan harus menanggung semuanya, sendiri.
Diam dari siapapun terutama ibuk dan bapak. Aku tau suatu saat mereka akan tetap tahu kejadian ini. Tapi rasanya aku tak pernah siap untuk menyaksikan mereka tahu akan hal ini.
Meski itu uangku sendiri, tapi aku paham mereka pasti akan sangat kaget dan marah ketika tahu apa yang terjadi. Aku siap berjanji kalau suatu saat akan kuganti, ketika aku telah kerja nanti. Aku janji buk.
Aku sudah mengira kalau ibuk pasti akan sangat marah. Aku hanya butuh bersiap" untuk menerima amarahnya. Sebab memang tidak ada hal lain lagi yang bisa ku perbuat selain berserah. Aku pasrah.
Aku juga sudah kefikiran untuk merantau cari kerja di kota orang, seusai mereka tahu nanti. Aku yakin lisan dan hatiku gak akan mampu menjelaskan secara rinci apa yang terjadi. Untuk itu aku (mungkin) akan lebih memilih pergi dari rumah.
Kalau tidak, aku akan bertahan tetap dirumah dengan hati dan pikiran yang kacau, sampai skripsiku selesai.
Baru aku akan mantap merantau entah dimana.
Awal tahun yang sangat berat bagiku. Pengalaman tersedih yang pernah kualami secara pribadi, sepanjang hidupku.
2021 menghantamku sebegitu sakit.
Aku yang lemah semakin tak berdaya.
Tiada kata lain selain ingin menghilang saja dari muka bumi ini.